Jangan Tunggu Stadium Lanjut: Pentingnya Deteksi Dini Kanker Payudara bagi Wanita Indonesia

 


Kanker payudara hingga kini masih menjadi salah satu tantangan kesehatan terbesar bagi wanita, baik di tingkat global maupun di Indonesia. Data Global Cancer Observatory (GLOBOCAN) menunjukkan bahwa kanker payudara menduduki peringkat pertama kasus kanker terbanyak di Indonesia dengan 65.858 kasus baru (sekitar 16,6% dari total kasus kanker) serta menjadi salah satu penyebab utama kematian akibat kanker dengan tingkat mortalitas 15,3 per 100.000 penduduk (Winasis & Djuwita, 2023). Secara global, proyeksi menunjukkan insiden kasus baru dapat mencapai 3 juta per tahun pada tahun 2040 (Winasis & Djuwita, 2023), sementara di tingkat nasional angka kejadian tercatat mencapai 42,1 per 100.000 penduduk (Norman, 2020). Angka-angka ini menegaskan bahwa kanker payudara bukanlah ancaman yang bisa diabaikan.

Salah satu persoalan utama di Indonesia adalah tingginya proporsi pasien yang baru datang ke fasilitas kesehatan saat penyakit sudah memasuki stadium lanjut. Berdasarkan data klinis di rumah sakit rujukan, mayoritas pasien terdiagnosis pada stadium III dan IV (Nindito & Fauziah, 2025; Utami & Maulanisa, 2025). Kondisi ini tentu mempengaruhi efektivitas terapi dan tingkat kelangsungan hidup pasien. Selain itu, profil demografi di Indonesia dan Asia menunjukkan bahwa puncak kejadian kanker payudara banyak menyerang kelompok usia produktif, yaitu rentang 40–54 tahun (Amalia Wahab, 2024; Fajar et al., 2021; Nindito & Fauziah, 2025; Othman, 2023; Utami & Maulanisa, 2025), meskipun kasus pada usia di bawah 30 tahun juga tetap dijumpai (Utami & Maulanisa, 2025).

Gambaran histopatologi pada pasien kanker payudara di Indonesia sangat didominasi oleh jenis invasive ductal carcinoma (IDC) (Fajar et al., 2021; Nirwana, 2023; Tawil, 2018). Studi di RSUD Al-Ihsan Jawa Barat mencatat bahwa jenis IDC mencapai 69,92% dengan grading III (keganasan tinggi) sebesar 51,13% (Fajar et al., 2021). Dari sisi subtipe molekuler, subtipe luminal B dan luminal A menjadi profil yang paling sering teridentifikasi pada pasien lokal (Nindito & Fauziah, 2025). Selain faktor risiko genetik dan reproduksi, faktor lingkungan dan gaya hidup—khususnya obesitas—memegang peranan signifikan dalam meningkatkan risiko terjadinya kanker payudara (Herawati et al., 2021; Norman, 2020; Winasis & Djuwita, 2023).

Melihat tingginya tingkat kejadian pada usia produktif dan dominasi diagnosis pada stadium lanjut, langkah pencegahan dan skrining dini menjadi kunci utama penanganan. Wanita Indonesia diimbau untuk tidak menunggu hingga timbul gejala yang berat. Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) secara rutin setiap bulan serta Pemeriksaan Payudara Klinis (SADANIS) oleh tenaga medis merupakan upaya mendasar yang krusial. Melalui deteksi dini, kanker dapat ditemukan pada stadium awal sehingga kesempatan untuk mendapatkan terapi yang efektif dan mencapai kesembuhan akan jauh lebih besar.

 💖 Ucapan Hari Kanker Payudara 💖

"Di Hari Penelitian Kanker Payudara ini, mari kita bersama-sama mendukung para peneliti, tenaga medis, dan pejuang kanker payudara di seluruh dunia. Setiap langkah kecil dalam penelitian adalah harapan besar bagi masa depan bebas kanker. Semoga semangat, kepedulian, dan doa kita menjadi kekuatan bagi mereka yang berjuang."

Daftar Pustaka

Amalia Wahab, H. A. (2024). Prevalensi dan karakteristik penderita kanker payudara di Poliklinik Bedah Onkologi RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo periode 2020–2022 (Skripsi, Universitas Hasanuddin). Repository Universitas Hasanuddin.

Fajar, I. M., Heriady, Y., & Aji, H. W. (2021). Karakteristik usia, gambaran klinis dan histopatologi pasien kanker payudara di RSUD Al-Ihsan Provinsi Jawa Barat periode Januari 2018-Oktober 2020. Jurnal Riset Kedokteran, 1(1), 1–8.

Herawati, A., Rijal, S., & Arsal, A. S. F. (2021). Karakteristik kanker payudara. Fakumi Medical Journal, 1(2), 112–120.

Nindito, R. A., & Fauziah, E. I. N. (2025). Profil dan karakteristik pasien kanker payudara di RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro Klaten. MJS Medical Journal of Soeradji, 3(1), 15–22.

Nirwana, C. A. (2023). Karakteristik pasien kanker payudara berdasarkan usia, jenis tumor, grading dan metastasis tumor di RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo periode tahun 2019-2022 (Skripsi, Universitas Hasanuddin). Repository Universitas Hasanuddin.

Norman, D. A. H. (2020). Insiden terjadinya kanker payudara berdasarkan klasifikasinya di RSPTN Universitas Hasanuddin periode Januari 2019-Desember 2019 (Skripsi, Universitas Hasanuddin). Repository Universitas Hasanuddin.

Othman, M. I. B. (2023). Prevalensi dan karakteristik pasien kanker payudara di Indonesia periode 2000-2020 (Skripsi, Universitas Hasanuddin). Repository Universitas Hasanuddin.

Tawil, A. D. C. C. (2018). Karakteristik pasien kanker payudara berdasarkan usia, tipe tumor, grading, dan metastasis tumor di RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo periode Januari-Desember 2017 (Skripsi, Universitas Hasanuddin). Repository Universitas Hasanuddin.

Utami, T. N., & Maulanisa, S. C. (2025). Characteristics of breast cancer patients in RSUD Arifin Achmad Pekanbaru in 2017-2021. Journal of Medicine and Health, 7(1), 45–53.

Winasis, A., & Djuwita, R. (2023). Obesitas dan kanker payudara: Literature review. Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI), 6(4), 580–588.

No comments

Abi. Powered by Blogger.