19 April 2024

Penganugerahan Pilmapres 2024

 

Salah satu agenda rutin tahunan baru saja digelar di Polkesma, tepatnya kegiatan Penganugerahan Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Pilmapres) tahun 2024. Kegiatan ini di gelar pada hari Jum'at, 19 April 2024 mulai jam 15.00 hingga 16.30 WIB. Acara dibuka dengan tarian sambutan yang dilanjutkan dengan penampilan 10 finalis mahasiswa berprestasi yang berasal dari 5 program studi. 

Kegiatan Pilmapres sejatinya sudah dimulai dari sebulan yang lalu melalui serangkaian tahapan yang cukup panjang. Kegiatan dimulai dengan registrasi peserta dimana pada tahap ini terekrut mahasiswa sebanyak 120-an. Jumlah ini sangat kecil, hanya sekitar 2% dari total seluruh mahasiswa Polkesma.   

Hadir dalam acara penganugerahan Pilmapres antara lain Wadir 1, Wadir 2, Kabag Umum dan Akademik, Kasubag Umum dan Akademik, serta undangan baik dari pejabat di jurusan dan program studi serta perwakilan organisasi mahasiswa.

Dalam sambutannya Dr. T. Dra. Nurul Hakimah, SST, M.Kes Wadir 1 Polkesma, menyampaikan pentingnya mahasiswa untuk terus berprestasi baik prestasi akademik maupun non akademik. Prestasi-prestasi tersebut merupakan hal yang sangat berharga baik bagi institusi maupun bagi mahasiswa khususnya saat mereka bersaing di dunia kerja. Oleh karena itu, beliau berharap agar setiap mahasiswa Polkesma bisa memiliki prestasi baik akademik maupun non akademik. 

Suasana auditorium tempat diselenggarakannya kegiatan menjadi bergemuruh, saat pengumuman pemenang yang dibacakan oleh Juri Pilmapres bapak Rahmadyo Yudhi Prabowo, S.Kom., MT. dan Ibu Eka Wulandari, S.Pd, M.Pd. Adapun pemenang dari Pilmapres Polkesma tahun 2024 adalah:

  1. Ellen Quini dari Program Studi STr Promosi Kesehatan
  2. Elis Wulandari dari Program Studi D3 Keperawatan Ponorogo, dan
  3. Nola Dewi Anggraeni dari Program Studi D3 Rekam Medis dan Informasi Kesehatan
Adapun 7 mahasiswa lain yang masuk finalis adalah:
  1. Salsabila Maurettasya A dari Program Studi D3 Rekam Medis dan Informasi Kesehatan
  2. Nur Azizah SA dari Program Studi D3 Keperawatan Malang
  3. Nabila Nurreza Susetya dari Program Studi D3 Keperawatan Ponorogo
  4. Nandhita Nova Octamevia dari Program Studi D3 Keperawatan Ponorogo
  5. Safira Audi Perennia dari Program Studi STr Promosi Kesehatan
  6. Afifah Miftaqul Rohmah dari Program Studi D3 Rekam Medis dan Informasi Kesehatan
  7. Raihan Tiara Ishma dari Program Studi D3 Teknologi Bank Darah

Selamat kepada pemenang Pilmapres, semoga bisa menjadi pemenang pada event pilmapres nasional pada tahun yang akan datang.

03 April 2024

SOP: Menciptakan Lingkungan Tidur yang Kondusif bagi Pasien

 


Tujuan

Memastikan bahwa lingkungan tidur pasien diatur sedemikian rupa sehingga mengurangi gangguan, meningkatkan kenyamanan, dan mendukung tidur yang nyenyak.

Penanggung Jawab

Perawat yang bertugas pada shift tersebut.

Prosedur

Penyiapan Lingkungan:

  1. Pastikan lingkungan tidur memiliki kebisingan minimal.
  2. Tutup tirai jendela untuk mengurangi cahaya lampu dari luar.
  3. Tutup tirai antara klien dalam ruangan semi-pribadi dan ruangan yang lebih besar untuk privasi tambahan.
  4. Hindari pencahayaan dari atas; sediakan lampu tidur di samping tempat tidur.
  5. Gunakan senter untuk memeriksa kantong drainase atau area lainnya tanpa menyalakan lampu utama.

Mengurangi Gangguan:

  1. Pastikan jalur di sekitar tempat tidur terbebas dari benturan atau barang yang mengganggu.
  2. Tutup pintu kamar klien untuk mengurangi kebisingan dari luar ruangan.
  3. Patuhi kebijakan lembaga tentang waktu untuk mematikan televisi atau radio bersama.
  4. Kurangi nada dering telepon di sekitar dan hentikan kesibukan setelah jam tertentu.
  5. Lakukan percakapan staf yang diperlukan dengan volume rendah atau di area terpisah dari ruang klien.
  6. Gunakan sepatu yang beralas karet untuk mengurangi kebisingan saat berjalan di sekitar pasien.

Langkah-langkah Keselamatan Tambahan:

  1. Tempatkan tempat tidur dalam posisi rendah untuk mencegah jatuh.
  2. Gunakan lampu tidur untuk memberikan cahaya lembut dan mencegah ketakutan.
  3. Pastikan bel panggilan mudah dijangkau oleh pasien.

Catatan Tambahan:

  1. Penting untuk menghormati kebutuhan privasi dan preferensi pasien.
  2. Lakukan kegiatan berisik yang penting saja selama jam tidur.
  3. Pastikan semua peralatan dan perabotan di sekitar pasien aman dan terjamin.

02 April 2024

SOP: Tindakan Membantu Pasien dalam Melakukan Ritual/Berdoa Sebelum Tidur

 


Tujuan

Memfasilitasi dan mendukung pasien dalam menjalankan ritual berdoa atau aktivitas spiritual menjelang tidur, sesuai dengan kebutuhan dan preferensi individu. 

Penanggung Jawab

Perawat yang bertugas pada shift tersebut.

Alat dan Bahan yang Diperlukan

  • Ruang pasien yang tenang dan nyaman.
  • Buku doa atau materi spiritual sesuai preferensi pasien.
  • Pencahayaan yang lembut atau lilin (jika diperlukan).
  • Waktu yang cukup untuk melaksanakan ritual. 

Prosedur

  1. Pastikan bahwa pasien telah diberi waktu yang cukup untuk bersiap-siap tidur.
  2. Identifikasi apakah pasien memiliki keinginan untuk melaksanakan ritual berdoa atau aktivitas spiritual menjelang tidur.
  3. Tanyakan kepada pasien apakah mereka ingin melakukan ritual berdoa atau aktivitas spiritual sebelum tidur.
  4. Dengarkan dengan empati dan terbuka terhadap keinginan dan kebutuhan pasien.
  5. Jika pasien menginginkan, sediakan buku doa atau materi spiritual sesuai keinginan mereka.
  6. Siapkan ruang pasien dengan pencahayaan yang lembut, sesuai kebutuhan dan keinginan pasien.
  7. Berikan dukungan moral dan emosional kepada pasien selama proses ritual.
  8. Tawarkan kepada pasien untuk membacakan atau melaksanakan aktivitas spiritual jika dikehendaki.
  9. Hindari gangguan selama proses ritual dan pastikan lingkungan tetap tenang dan nyaman.
  10. Tetaplah berada di dekat pasien setelah ritual selesai, untuk memberikan dukungan tambahan jika diperlukan.
  11. Pastikan pasien merasa nyaman dan tenang sebelum meninggalkan ruangan.
  12. Catat dalam catatan pasien bahwa ritual berdoa atau aktivitas spiritual telah dilakukan, serta respons pasien terhadap proses tersebut.