29 November 2023

Cara Menulis Berita

 


Membuat berita tentang suatu kegiatan melibatkan beberapa langkah penting untuk memastikan bahwa informasi disajikan dengan jelas dan informatif. Berikut adalah panduan umum untuk membuat berita tentang suatu kegiatan:

Judul (Headline):

  1. Buat judul yang menarik perhatian pembaca.
  2. Gunakan kata-kata yang ringkas namun informatif.
  3. Sertakan unsur penting dari kegiatan tersebut.

Pendahuluan (Lead):

  1. Tulis pendahuluan yang singkat dan padat.
  2. Jawab pertanyaan dasar seperti siapa, apa, kapan, di mana, mengapa, dan bagaimana.
  3. Gunakan gaya penulisan yang menarik untuk memikat pembaca.

Badan Berita:

  1. Susun informasi berdasarkan tingkat urgensi dan relevansinya.
  2. Gunakan gaya penulisan piramida terbalik, dengan informasi paling penting ditempatkan di bagian awal.
  3. Sertakan kutipan dari peserta atau saksi kegiatan untuk memberikan perspektif langsung.

Gaya Penulisan:

  1. Gunakan gaya penulisan yang objektif dan netral.
  2. Hindari penggunaan kata-kata berlebihan atau bersifat subjektif.
  3. Pastikan keakuratan fakta dan hindari asumsi.

Ilustrasi:

  1. Sertakan foto-foto yang mendukung berita.
  2. Deskripsikan gambar atau video yang dimasukkan dengan jelas.
  3. Gunakan caption yang informatif untuk setiap media visual.

Kutipan dan Pendapat:

  1. Masukkan kutipan dari peserta, tokoh penting, atau peserta kegiatan.
  2. Berikan variasi suara dan perspektif untuk memberikan keberagaman pada berita.

Detail Waktu dan Tempat:

  1. Sertakan detail waktu dan tempat kegiatan dengan jelas.
  2. Jelaskan konteks sejarah atau pentingnya lokasi tersebut jika perlu.

Kesimpulan:

  1. Ringkas kembali informasi utama.
  2. Berikan pembaca arah untuk mendapatkan informasi lebih lanjut jika ada.

Informasi Kontak:

  1. Masukkan informasi kontak untuk pertanyaan lebih lanjut.
  2. Sertakan alamat email atau nomor telepon yang dapat dihubungi.

Revisi dan Edit:

  1. Periksa tata bahasa, ejaan, dan struktur kalimat.
  2. Pastikan semua informasi yang disajikan akurat dan relevan.
  3. Mintalah feedback dari rekan atau editor jika mungkin.

Ingatlah untuk menjaga ketertiban dan kelogisan dalam penyajian informasi. Jangan lupa untuk menyesuaikan gaya penulisan dengan audiens yang dituju, dan pastikan untuk tetap netral dan objektif.

11 November 2023

Polkesma Juara Umum Lomba AIPVIKI 2023

 


Agenda sesi terakhir hari kedua Konggres Nasional II AIPVIKI adalah pengumuman lomba-lomba. Acara pengumuman lomba dimulai jam 20.00 hingga 22.30 WIB.  Meski acara semakin merangkak malam, namun suasana gedung konggres semakin semarak dengan ditampilkannya beberapa performa dari peserta konggres. 

Sebelumnya AIPVIKI telah merilis pengumuman lomba jauh-jauh hari. Setidaknya terdapat 5 macam lomba antara lain: lomba video inovasi perguruan tinggi, lomba menulis essay, lomba video edukasi, Lomba Prestasi Publikasi, dan lomba rekognisi prestasi mahasiswa. 

Baca juga: Konggres Nasional II AIPVIKI

Di akhir pengumuman, panitia lomba menobatkan Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang (Polkesma) sebagai juara umum. Adapun raihan institusi tersebuat adalah sebagai berikut:

Kategori Dosen

  1. Juara 1 Essay dosen,  Andi Hayun, SST, MSc (Prodi D3 Keperawatan Blitar)
  2. Juara 3 Essay dosen, Agus Setyo Utomo, A, M.Kes  (Prodi D3 Keperawatan Malang)
  3. Juara Harapan 2 Essay dosen, Dr. Arief Bachtiar, S.Kep., Ns, M.Kep (Prodi STr Keperawatan Malang)
  4. Juara 2 video  edukasi, Dr. Dyah Widodo, SKp, M.Kes (Prodi D3 Keperawatan Malang)

Kategori Mahasiswa 

  1. Juara 1 video edukasi : Municha L Lutfiana (Prodi D3 Keperawatan Blitar)
  2. Juara 1 Rekognisi prestasi (Prodi STr Keperawatan Malang)
  3. Juara 2 Rekognisi prestasi (Prodi D3 Keperawatan Blitar)
  4. Juara 3 Rekognisi prestasi (Prodi D3 Keperawatan Malang)

Kategori Prodi peyelenggara pendidikan

  1. Institusi lulus ukom 100% kategori GOLD : Prodi D3 Keperawatan Blitar
  2. Institusi lulus ukom 100% kategori SILVER : Prodi D3 Keperawatan  Ponorogo
  3. Juara 3 lomba inovasi kategori Pengabdian Masyarakat : Prodi D3 Keperawatan Blitar 
Luar biasa, semoga Polkesma jaya selalu!


10 November 2023

Konggres Nasional II AIPVIKI


Mulai hari Kamis, 9 November 2023, Asosiasi Institusi Pendidikan Vokasi Keperawatan Indonesia atau yang lebih dikenal AIPVIKI melaksanakan Konggres Nasional (Konas) II di hotel Movenvick jl. Ahmad Yani Wonocolo Surabaya. Konas II digelar hingga hari Sabtu, 11 November 2023. Kegiatan ini diikuti oleh Penasihat AIPVIKI, Dewan Pengawas, Pengurus Pusat, Pengrurus Harian AIPVIKI Regional dan seluruh anggota AIPVIKI dari seluruh Indonesia. 

Konas II AIPVIKI 2023 mengambil tema "Satukan visi, selaraskan langkah untuk mewujudkan lulusan pendidikan tinggi vokasi keperawatan yang profesional dan berdaya saing global." 

Berbagai kegiatan yang akan digelar pada acara Konas II ini, mulai dari kegiatan seminar, rapat atau sidang, penampilan budaya, hingga penanyangan dan pengumuman lomba-lomba yang diselenggarakan AIPVIKI. 

Baca juga: Polkesma Juara Umum Lomba AIPVIKI 2023

Kegiatan seminar mengusung tema "Adaptasi penyelenggaraan pendidikan tinggi vokasi keperawatan Indonesia pasca lahirnya UU no. 17 tahun 2023 tentang Kesehatan dan Permendikbudristek  no. 53 tahun 2023 Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi." Beberapa paparan menarik disajikan meliputi:

  1. Transformasi Standar Nasional dan Akreditasi Pendidikan Tinggi oleh Dirjendikti Vokasi Kemendikbud RI
  2. Transformasi Kesehatan dan kaitannya dengan  Penyelenggaraan Pendidikan Tinggi Vokasi Keperawatan oleh Dirjen Tenaga Kesehatan Kemenkes RI
  3. Pergeseran Peran dan Eksistensi Organisasi Profesi pasca Undang Undang nomor 17 tahun 2023 tentang Kesehata oleh Staf Ahli Menteri Bidang Hukum
  4. Peran dan Tanggung jawab Konsil  Keperawatan dan Kolegium Keperawatan terhadap pendidikan keperawatan pasca Undang Undang nomor 17 tahun 2023 tentang Kesehatan oleh Ketua Konsil Keperawatan Indonesia, dan 
  5. Strategi Pendidikan Tinggi Vokasi Keperawatan mengadaptasi Undang Undang no 17 tahun 2023 tentang Kesehatan dan Permendikbudristek nomor 53 tahun 2023 tentang Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi

Agenda terpenting dari Konas II pada hari kedua adalah pemilihan Ketua Pengurus AIPVIKI yang baru. Proses pemilihan ketua baru berlangsung pada siang hingga sore hari. Terdapat tiga orang calon ketua yang diusulkan melalui pengurus regional yaitu 1) Ibu Pramita Iriana, 2) Bpk Puguh, dan 3) Bpk Yusran. Proses pemilihan dilakukan melalui pemungutan suara dan berlangsung lancar hingga perhitungan perolehan suara. Setelah Penghitungan terpilih Ibu Pramita sebagai ketua baru. Saat itu juga beliau dilantik oleh ketua sidang sebagai ketua AIPVIKI yang baru.



   

04 November 2023

Skala Bromage

 

Image by macrovector on Freepik

Selain aldrete score, pemulihan pasca anestesi khususnya anestesi regional sering diukur dengan skala Bromage. Skala Bromage menilai intensitas blokade motorik berdasarkan kemampuan pasien menggerakkan ekstremitas bawah (Karnina et al, 2022). 

Scala Bromage adalah sistem penilaian yang digunakan dalam bidang anestesi untuk mengukur tingkat blokade motorik yang dihasilkan oleh anestesi spinal atau epidural. Sistem penilaian ini dibuat oleh seorang ahli anestesi bernama Peter J.D. Bromage pada tahun 1978. Tujuan dari Scala Bromage adalah untuk mengukur sejauh mana pergerakan dan kekuatan otot-otot ekstremitas bawah terpengaruh oleh anestesi regional seperti spinal atau epidural.

Scala Bromage terdiri dari empat tingkat penilaian yang digunakan untuk menggambarkan tingkat blokade motorik. Berikut adalah deskripsi dari masing-masing tingkatnya:

  1. Nol (0): Tidak ada gangguan motorik. Pasien dapat melakukan gerakan penuh di ekstremitas bawah.
  2. Tertentu (1): Pasien dapat fleksi lutut, tetapi tidak dapat mengangkat kaki lurus saat berbaring.
  3. Beberapa (2): Pasien hanya dapat merentangkan kaki saat berbaring, tetapi tidak dapat mengangkatnya dari tempat tidur. 
  4. Total (3): Pasien tidak dapat melakukan gerakan motorik apa pun di ekstremitas bawah. Kaki tetap lemas.
Skala bromage untuk blok motor yang dihasilkan dari anestesi neuraxial (Yentis et al, 2020)

Scala Bromage membantu anestesiologis untuk mengukur dan memantau tingkat blokade motorik yang diinginkan saat melakukan anestesi spinal atau epidural. Tingkat blokade motorik yang dipilih akan tergantung pada jenis operasi, kebutuhan analgesia, dan preferensi klinis. Dengan menggunakan Scala Bromage, anestesiologis dapat merencanakan dan mengelola anestesi dengan lebih tepat sesuai dengan kebutuhan pasien.

Referensi

  1. Karnina, R., Rahayu, N. S., & Faruk, M. (2022). Factors influencing Bromage score in post-spinal anesthesia patients. Bali Medical Journal, 11(3), 1146-1150.
  2. Yentis, S. M., Lucas, D. N., Brigante, L., Collis, R., Cowley, P., Denning, S., ... & Gibson, A. (2020). Safety guideline: neurological monitoring associated with obstetric neuraxial block 2020: a joint guideline by the Association of Anaesthetists and the Obstetric Anaesthetists’ Association. Anaesthesia, 75(7), 913-919.