27 January 2022

Kekurangan Perawat, Antara Ilusi dan Realita.

 

Banner photo created by rawpixel.com - www.freepik.com

Tenaga keperawatan merupakan tenaga kesehatan terbesar di antara sumber daya manusia (SDM) Kesehatan lainnya di Indonesia. Tidak kurang dari 460.267 orang atau sebesar 30,67% dari seluruh SDM Kesehatan di tahun 2020 adalah perawat (Kementerian Kesehatan RI, 2020). 

Saat ini Kementerian Kesehatan RI melalui Badan PPSDM Kesehatan telah memetakan penyebaran tenaga keperawatan di 34 propinsi. Mereka bekerja di fasilitas pelayanan Kesehatan di lebih dari 32 ribu titik. Dari jumlah total perawat yang disebutkan di atas, perawat non ners adalah yang terbesar yaitu sebesar 314.801, diikuti oleh perawat ners sebanyak 85.108. Selanjutnya berturut-turut, jumlah ners spesialis anak berjumlah 3.298, ners spesialis maternitas berjumlah 2.027, ners spesialis medikal bedah berjumlah 16.643, ners spesialis geriatrik berjumlah 690, ners spesialis Kesehatan jiwa berjumlah 1.640, dan ners spesialis komunitas berjumlah 1.698. Yang menarik, ada 11.908 tenaga keperawatan yang belum masuk kategori di atas sehingga perlu segera dipetakan. Ada juga tenaga keperawatan, namun dimasukkan sebagai asisten tenaga Kesehatan sebanyak 22.454. 

Seperti yang diketahui, di dalam UU No. 38 tahun 2014, perawat di Indonesia dibagi menjadi dua jenis yaitu perawat profesi dan perawat vokasi. Perawat profesi masih dibagi lagi menjadi ners dan ners spesialis. Berdasarkan UU tersebut, pembagian jenis tenaga perawat di atas masih menyisahkan ketidakjelasan status profesinya. Kalau yang dimaksudkan perawat non ners itu adalah lulusan D-III Keperawatan, maka seharusnya disebut dengan perawat vokasi. Adapun asisten tenaga Kesehatan, kalau yang dimaksudkan adalah lulusan SMK Kesehatan (keperawatan) maka sesungguhnya tenaga tersebut tidak bisa digolongkan sebagai tenaga keperawatan. Kenapa demikian, karena mengacu pada UU No. 38/2014 di atas, yang diakui sebagai perawat adalah minimal pendidikan diploma tiga.

Indonesia masih kekurangan jumlah perawat?

Meskipun menempati rangking pertama sebagai tenaga Kesehatan terbesar, namun realitanya jumlah perawat masih belum mencukupi kebutuhan masyarakat Indonesia. Pada tahun 2019 yang lalu, WHO menyatakan rasio perawat dibandingkan penduduk di Indonesia sebesar 10 : 10.000. Seharusnya rasio yang ideal adalah 18 : 10.000 (Embu, 2019). Dengan besar rasio tersebut, maka kekurangan perawat di Indonesia saat ini adalah sebesar 25.773 perawat atau 5.3% dari yang seharusnya.

Angka tersebut sebenarnya tidak terlalu sulit untuk dipenuhi mengingat lulusan perawat pertahun di Indonesia cukup besar. Tahun 2017, Nusron Wahid, selaku Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) menyatakan bahwa bahwa, “tiap tahun, lulusan perawat mencapai jumlahnya 43.150 orang. Sedangkan, yang terserap dan mendapatkan kerja hanya 15 ribu” (PPNI Jateng, 2020). Kalau hanya 15 ribu yang diserap, lantas bagaimana dengan sisanya yang jauh lebih besar? Kenapa tidak diserap semua sehingga bisa memenuhi kebutuhan masyarakat. Bahkan dengan jumlah lulusan yang sedemikian besar, bisa jadi dimasa depan Indonesia akan terus-menerus mengalami surplus tenaga perawat. Kalau demikian, apakah masih bisa disebut negara kita kekurangan perawat?

Namun sebuah ancaman kekurangan perawat ini bisa jadi menjadi nyata dimasa mendatang. Pasalnya perawat kurang mendapat pengakuan dan kompensasi yang memadai. Laporan Dewan Perawat Internasional (ICN) atas survei 64 asosiasi perawat nasional, mendapati bahwa sengketa mengenai gaji, kondisi kerja, kekerasan, dan intimidasi menjadi penyebab perawat meninggalkan profesinya. (Schlein, 2021). 

Daftar Pustaka

  1. Embu W.S., (2019). Jumlah Tenaga Perawat di Indonesia di Bawah Standard Dunia. https://www.merdeka.com/uang/jumlah-tenaga-perawat-di-indonesia-di-bawah-standard-dunia.html
  2. Kementerian Kesehatan RI, (2020). Data SDM Kesehatan yang didayagunakan di Fasilitas Pelayanan Kesehatan (Fasyankes) di Indonesia. http://bppsdmk.kemkes.go.id/info_sdmk/info/
  3. PPNI Jateng. (2020). Peluang Kerja Tenaga Keperawatan Terancam Sempit di Era Digital. https://ppnijateng.org/2020/01/peluang-kerja-tenaga-keperawatan-terancam-sempit-di-era-digital/
  4. Schlein, L. (2021). Dunia Terancam Kekurangan Perawat Dalam Beberapa Tahun Lagi. https://www.voaindonesia.com/a/dunia-terancam-kekurangan-perawat-dalam-beberapa-tahun-lagi/5873511.html
  5. UU No. 38 tahun 2014 tentang Keperawatan


24 January 2022

Penghasilan Karyawan di Amerika Serikat. Di Peringkat ke Berapakah Perawat?

Business vector created by gstudioimagen - www.freepik.com

Banyak lulusan perawat di Indonesia yang mengeluhkan gaji mereka saat pertama kali bekerja di tempat kerja mereka. Pasalnya gaji mereka sangat rendah dari yang diharapkan. Bahkan, tidak sedikit yang mengeluh gaji mereka di bawah upah minimum regional (UMR). 

Di negara maju, setiap pekerjaan sangat dihargai. Rata-rata warga negara di negera maju bisa hidup dengan layak. Berikut adalah perbandingan penghasilan para pekerjaan di negara Amerika Serikat mulai dari yang paling rendah hingga paling tinggi. 

Sumber informasi ini, didapaykan dari situs yang bernama: indeed.com. Situs ini merupakan situs informasi dan lowongan pekerjaan yang memberikan gambaran pekerjaan dan besaran penghasilan rata-rata dalam sebulan. Bisa jadi ada perbedaan antara sumber yang satu dengan yang lain. Yang pasti penghasilan dari setiap pekerjaan ada rentang minimal dan yang paling tinggi. Variasi penghasilan biasanya dipegaruhi oleh negara bagian dimana mereka tinggal, pengalaman kerja dan tempat mereka bekerja.  Berikut perbandingan penghasilan dari 12 pekerjaan di Amerika Serikat:

Di peringkat paling bawah adalah guru. Gaji guru di Amerika Serikat dalam sebulan rata-rata sebesar $1.716 atau Rp. 24,6 juta. Seorang guru di Amerika Serikat bertugas mengajari murid atau siswa tentang cara memperoleh keterampilan sehari-hari dan konsep khusus. Guru biasanya bekerja di gedung sekolah atau pusat bimbingan belajar. Banyak guru yang bekerja mandiri, namun ada juga guru yang berkolaborasi dengan pembantu siswa, paraprofesional, konselor, kepala sekolah dan guru lainnya. Dalam hal mobilitas pekerjaan, guru dapat terus menjadi konselor, kepala sekolah atau profesor.‎ 

School photo created by freepik - www.freepik.com

‎Peringkat 11 adalah Petugas Kebersihan. Gaji petugas kebersihan dalam sebulan rata-rata sebesar $2.197 atau Rp. 31,5 juta. Seorang petugas kebersihan di Amerika Serikat bertugas memelihara interior dan atau eksterior bangunan. Petugas kebersihan juga dikenal sebagai penjaga. Sebagian besar petugas kebersihan bekerja di gedung perkantoran, sekolah, rumah sakit atau bangunan besar lainnya yang perlu tetap bersih dan higinis. Petugas kebersihan dapat bekerja sama dengan staf administrasi kantor atau gedung untuk melacak kekacauan yang perlu segera ditangani, masalah pemeliharaan umum atau memesan persediaan.‎ 

Peringkat 10 adalah Petani. Gaji petani dalam sebulan rata-rata sebesar $2.353 atau Rp. 33,8 juta. Petani di Amerika Serikat memproduksi tanaman, susu dan unggas. Mereka biasanya mengoperasikan pertanian milik keluarga, di mana mereka bertanggung jawab untuk segala hal mulai dari membeli dan menanam benih hingga mengevaluasi tren pasar dan memeriksa tanah dan mesin. Sebagian besar petani juga pebisnis, dan mereka mengawasi tanggung jawab sehari-hari seperti kepegawaian, tugas keuangan dan penjualan dan pemasaran. Petani bekerja sama dengan para buruh dan makelar pertanian.‎ 

Peringkat 9 adalah Petugas Kepolisian. Gaji mereka dalam sebulan rata-rata sebesar $3.746 = 53,8 juta.‎ Seorang polisi di Amerika Serikat adalah pegawai pemerintah yang melindungi kehidupan dan kepemilikan, menegakkan hukum dan ketertiban di masyarakat serta menyelidiki kejahatan. Seorang petugas polisi mengeluarkan tilang untuk pelanggaran kecil seperti pelanggaran lalu lintas dan bersaksi dalam kasus-kasus pengadilan. Petugas polisi juga memberikan pertolongan pertama kepada korban kecelakaan di jalan atau kejahatan sebelum paramedis tiba. Petugas polisi memiliki pangkat berdasarkan keterampilan dan pengalaman kerja mereka.‎ 

Peringkat 8 adalah Pengemudi atau sopir. ‎ Gaji mereka dalam sebulan rata-rata sebesar $3.750 atau Rp. 53,8 juta. Pengemudi di Amarika Serikat bekerja mengangkut barang dari satu tempat ke tempat lain. Pengemudi biasanya dipanggil berdasarkan jenis pengantaran barang yang mereka lakukan. Pengemudi Makanan mengantarkan makanan ke rumah-rumah penduduk. Pengemudi traktor-trailer menangani barang-barang berat seperti mobil atau kargo dalam jumlah besar lainnya, dan melakukan perjalanan jarak jauh untuk mengirimkannya. Pengemudi adalah karyawan dalam daftar gaji perusahaan.‎ 

Peringkat 7 adalah Pramugari. Di Amerika serikat, mereka berpenghasilan dalam sebulan rata-rata sebesar $3.755 atau Rp. 53,9 Juta. Deskripsi pekerjaan pramugari tidak disebutkan dalam situs yang dikutip. Namun sebagaimana kita tahu, pramugari adalah karyawati perusahaan pengangkutan umum, khususnya penerbangan, yang bertugas melayani penumpang. 

Travel photo created by wavebreakmedia_micro - www.freepik.com

Peringkat 6 di tempati oleh Perwira Militer. Di Amerika serikat, mereka berpenghasilan rata-rata sebesar $4.377 dalam sebulan atau sebesar Rp. 62,8 juta. Deskripsi pekerjaan perwira militar tidak dijelaskan dalam situs yang dikutip. Namun sebagaimana kita tahu, seorang perwira militer mirip dengan seorang manager di sebuah perusahaan. Mereka merencanakan pekerjaan organisasi, memberikan tugas kepada bawahan, dan melihat bahwa pekerjaan selesai sesuai dengan standar yang ada. 

Peringkat 5 ditempati oleh pengacara. Mereka berpenghasilan rata-rata sebesar $5.216 dalam sebulan atau sebesar Rp. 74,9 juta.‎ Seorang pengacara adalah seorang profesional hukum yang terlatih. Pengacara dapat memberikan saran kepada badan bisnis atau pemerintah tentang masalah hukum seperti kontrak atau kebijakan. Dengan lisensi yang sesuai, mereka juga dapat mewakili klien di pengadilan yang membela hak-hak mereka sambil menegakkan undang-undang lokal dan federal. Pengacara sering bekerja di kantor swasta dan perusahaan atau untuk pemerintah.‎ 

Peringkat 4 ditempati oleh pilot. Gaji rata-rata per bulan seorang pilot di Amerika adalah sebesar $5.306 atau Rp. 76.2 juta. Pilot bekerja mengoperasikan pesawat untuk mengangkut orang dan barang. Biasanya, seorang pilot bekerja sama dengan co-pilot dan berbagi tanggung jawab untuk mengarahkan pesawat, menavigasi, berkomunikasi dengan kontrol lalu lintas udara dan instrumen pemantauan. 

Peringkat 3 adalah pedagang. Mereka berpenghasilan rata-rata dalam sebulan sebesar $5,873  atau Rp. 84.3 juta. Deskripsi pekerjaan pedagang tidak dijelaskan dalam situs yang dikutip. Biasanya usaha mereka berskala relatif kecil. Mungkin di Indonesia mirip dengan minimarket seperti alfamart atau indomart. 

Peringkat kedua adalah perawat. Mereka berpenghasilan rata-rata sebesar $6.020  dalam sebulan atau sebesar Rp. 86,4 juta. Seorang perawat adalah seorang profesional perawatan kesehatan yang bekerja dengan dokter untuk memastikan kesehatan dan kesejahteraan pasien. Mereka biasanya bekerja di rumah sakit dan fasilitas rawat jalan serta kantor dokter. Ada banyak kesempatan untuk berkarir, seperti bekerja di bidang administrasi, penelitian, konsultasi, pengajaran atau bekerja dengan pasien sebagai praktisi perawat.‎ 

Home photo created by jcomp - www.freepik.com

Dan peringkat pertama ditempati oleh dokter. ‎Mereka berpenghasilan rata-rata sebesar $16.135  dalam sebulan atau sebesar Rp. 231,6 juta. Seorang dokter bertanggung jawab dalam melayani kesehatan dan kesejahteraan pasien mereka. Mereka mendiagnosis, mengobati dan mencegah penyakit, penyakit dan cedera yang dapat mengancam jiwa, akut atau kronis. Seorang dokter dapat bekerja di rumah sakit, klinik, pusat perawatan kesehatan, universitas dan pusat penelitian. Mereka bisa meningkatkan karir ke spesialis seperti ahli anestesi, dokter kandungan dan ginekolog, dokter keluarga atau umum, dokter anak dan ahli bedah.‎ 

Perbandingan peghasilan para pekerja di AS (www.indeed.com)



16 January 2022

‎Varian Omicron Dapat Membantu Melawan Varian Delta‎

Doctor photo created by freepik - www.freepik.com


Dikutip dari The New York Times, sebuah studi laboratorium yang dilakukan oleh para ilmuwan Afrika Selatan baru-baru ini menunjukkan bahwa orang-orang yang telah pulih dari infeksi Covid-19 varian Omicron mungkin dapat melawan infeksi varian Delta di kemudian hari. 

‎Jika eksperimen lebih lanjut mengkonfirmasi temuan ini, sepertinya masa depan akan lebih mudah mengendalikan pandemi. Dalam jangka pendek, Omicron diperkirakan akan menciptakan lonjakan kasus yang akan memberi tekanan besar pada ekonomi dan sistem perawatan kesehatan di seluruh dunia. Tetapi dalam jangka panjang, penelitian baru menunjukkan bahwa dunia yang didominasi Omicron mungkin mengalami lebih sedikit rawat inap dan kematian daripada di mana Delta terus mengamuk.‎

‎"Omicron kemungkinan akan mendorong Delta keluar," kata Alex Sigal, seorang ahli virologi di Africa Health Research Institute di Durban, Afrika Selatan, yang memimpin studi terbaru tersebut. "Mungkin mendorong Delta keluar sebenarnya adalah hal yang baik, dan kami melihat sesuatu yang dapat kami jalani dengan lebih mudah."

‎Dia memposting studi baru di ‎‎situs web‎‎ institut pada hari Senin. Ini belum dipublikasikan dalam jurnal ilmiah.‎

‎Para ilmuwan independen mengatakan bahwa hasil percobaan Afrika Selatan, meskipun awal, adalah suara. Carl Pearson, seorang ahli epidemiologi di London School of Hygiene &Tropical Medicine, mengatakan temuan itu konsisten dengan apa yang sekarang terjadi di Inggris.‎

‎"Omicron datang dan menyebar dengan cepat, dan tren Delta beralih ke penurunan," katanya.‎

Nathan Grubaugh, seorang ahli epidemiologi di Yale School of Public Health, mengatakan dia mengamati pola yang sama di Connecticut. "Kami melihat Omicron secara eksponensial meningkat sementara kasus Delta turun," katanya. "Ini menunjukkan kepada saya bahwa Omicron mengalahkan Delta pada individu yang rentan, membuat mereka kurang rentan terhadap Delta setelahnya, dan menurunkan kasus Delta."‎

‎Ketika orang mulai terinfeksi virus corona dua tahun lalu, mereka menghasilkan antibodi dan sel kekebalan tubuh yang dapat memberikan perlindungan terhadapnya. Akibatnya, sangat jarang seseorang terinfeksi kembali pada bulan-bulan berikutnya.‎

‎Namun mulai akhir 2020, varian virus corona baru muncul. Beberapa dari mereka, seperti Alpha, memiliki mutasi yang memungkinkan mereka untuk menyebar dengan cepat. Yang lain, seperti Beta, memiliki adaptasi yang memungkinkan mereka untuk menghindari antibodi - apakah mereka diproduksi selama infeksi sebelumnya atau sebagai respons terhadap vaksin Covid-19.‎

‎Delta, yang menjadi terkenal pada musim panas 2021, memiliki kemampuan tinggi untuk menyebar dan kemampuan moderat untuk menghindari antibodi. Vaksin masih tetap efektif melawan Delta, tetapi tidak sebanyak sebelumnya di masa pandemi.‎

‎Ketika Omicron muncul pada bulan November, varian ini menyebar lebih cepat daripada Delta. Para peneliti menduga bahwa kecepatannya memiliki dua sumber. Entah bagaimana itu mampu menularkan dengan cepat - mungkin ‎‎dengan‎‎ mereplikasi dalam jumlah besar atau dengan menyebar lebih mudah dari satu orang ke orang berikutnya. Omicron juga dapat menginfeksi orang yang divaksinasi dan mereka yang sakit dengan varian sebelumnya.‎

‎Dalam studi sebelumnya bulan ini, tim Dr. Sigal, serta sejumlah kelompok penelitian lainnya, ‎‎mengkonfirmasi‎‎ kemampuan Omicron untuk menghindari antibodi dari vaksin dan varian sebelumnya. Mereka menganalisis darah dari orang-orang yang divaksinasi atau telah pulih dari Covid, dan mencampurnya dengan varian yang berbeda.‎

‎Berkali-kali, antibodi yang sangat kuat terhadap Delta dan varian lainnya melakukan pekerjaan yang buruk terhadap Omicron. Ini membantu menjelaskan mengapa begitu banyak orang yang divaksinasi dan sebelumnya terinfeksi turun dengan serangan Omicron, meskipun lebih ringan daripada infeksi Delta.‎

‎Dalam studi baru mereka, Dr. Sigal dan rekan-rekannya menjalankan eksperimen yang sama, tetapi kali ini pada orang-orang yang telah pulih dari infeksi Omicron. Meskipun Afrika Selatan baru saja mengalami lonjakan besar dalam kasus Omicron, Dr. Sigal dan rekan-rekannya sejauh ini hanya mampu mempelajari 13 pasien.‎

‎"Ini sangat sulit karena periode liburan," katanya. "Tidak ada yang benar-benar ingin bertahan dan menjadi bagian dari penelitian."‎

‎Tujuh dari pasien divaksinasi dan enam tidak. Para ilmuwan tidak menentukan relawan mana yang sebelumnya telah terinfeksi dengan varian Covid lainnya. Tetapi mengingat bahwa sebagian besar orang Afrika Selatan menderita Covid sebelum Omicron, kemungkinan sebagian besar sukarelawan belum terinfeksi untuk pertama kalinya dengan Omicron.‎

‎Para peneliti menemukan, tidak mengherankan, bahwa darah pasien mengandung antibodi tingkat tinggi yang kuat terhadap Omicron. Tetapi antibodi tersebut terbukti efektif melawan Delta juga.‎

‎Ini sangat mengejutkan karena studi tim dari awal bulan ini menunjukkan bahwa kebalikannya tidak benar: Antibodi yang dihasilkan setelah infeksi Delta menawarkan sedikit perlindungan terhadap Omicron.‎

‎Ketika Omicron menyebar ke berbagai negara, Dr. Sigal berspekulasi bahwa itu akan menyebabkan kekebalan tidak hanya pada Omicron, tetapi juga ke Delta. Itu berarti bahwa orang yang terinfeksi Delta akan memiliki lebih sedikit kesempatan untuk menularkan virus kepada orang lain. Pada saat yang sama, Omicron akan dengan mudah menginfeksi orang-orang yang telah pulih dari Delta. Keunggulan kompetitif itu bisa mengeja malapetaka bagi Delta.‎

‎Tentu saja, itu spekulasi meramal kesehatan masa depan miliaran orang berdasarkan hanya 13 sukarelawan. Terlebih lagi, Dr. Sigal tidak bisa mengatakan dengan tepat manfaat apa yang diberikan Omicron terhadap Delta. Ada kemungkinan bahwa antibodi yang dihasilkannya bertindak lebih luas terhadap varian lain juga.‎

‎Atau, ada juga kemungkinan bahwa infeksi Omicron hanya membangkitkan kekebalan yang ada pada sukarelawan, yang disediakan baik oleh vaksinasi atau infeksi sebelumnya. Jika itu benar, maka masih harus dilihat apa yang akan terjadi pada orang-orang yang tidak divaksinasi yang terinfeksi untuk pertama kalinya dengan Omicron – nasib yang mungkin dialami jutaan orang Amerika dalam minggu-minggu mendatang.‎

‎Bahkan jika Omicron menghapus Delta, itu tidak berarti bahwa Omicron akan menjadi yang tertinggi selama beberapa generasi. Begitu orang mendapatkan kekebalan terhadap Omicron, seleksi alam dapat mendukung mutasi yang menghasilkan varian baru yang dapat menghindari kekebalan itu.‎

‎Tergantung pada rincian virus corona, Dr Pearson mengatakan dia bisa meramalkan tiga masa depan yang berbeda.‎

‎Pertama, Covid seperti flu, dengan satu varian musiman mendorong keluar yang sebelumnya, tahun demi tahun.‎

‎Kedua, Covid meniru demam berdarah, dengan beberapa varian hidup berdampingan yang menghindari antibodi yang berbeda, menyebabkan orang sakit setiap beberapa tahun dari salah satu dari mereka.‎

‎Kemungkinan ketiga adalah yang paling diinginkan: Satu varian menang dan menjadi patogen yang mudah dicegah. Tapi Dr Pearson menganggap bahwa skenario ini adalah yang paling tidak mungkin.‎

‎"Saya berani bertaruh kita dapat mengesampingkan bahwa itu tren ke tempat di mana ia mengunci ke dalam satu varietas yang imunisasi jangka panjang dan menjadi infeksi masa kanak-kanak seperti campak," katanya. "Tapi itu juga masih mungkin."‎

15 January 2022

Mengenal Sakit Kepala dan Perawatannya

Business photo created by katemangostar - www.freepik.com

Sakit kepala adalah rasa sakit atau tidak nyaman di kepala, kulit kepala, atau leher. Penyebab serius sakit kepala jarang terjadi. Kebanyakan orang dengan sakit kepala dapat merasa jauh lebih baik dengan merubah gaya hidup, relaksasi, dan kadang-kadang dengan minum obat- obatan.‎

Klasifikasi

Ada lebih dari 150 jenis sakit kepala. Namun, biasanya mereka diklasifikasikan dalam tiga kategori yaitu sakit kepala primer, sekunder dan sakit kepala lainnya.

‎Sakit kepala primer, biasanya bukan disebabkan oleh kondisi medis lain. Kategori ini meliputi:‎

  • Tension headache (sakit kepala akibat ketegangan). 
  • ‎Migrain
  • Sakit kepala rebound
  • Sakit kepala klaster.‎
  • ‎Sakit kepala persisten harian (New daily persistent headaches).‎

‎Sakit kepala sekunder biasanya berhubungan dengan gangguan/kondisi medis lain, seperti:‎

  • ‎Penyakit pembuluh darah di otak.‎
  • ‎Cedera kepala.‎
  • ‎Tekanan darah tinggi (hipertensi).‎
  • ‎Infeksi.‎
  • ‎Obat terlalu sering digunakan.‎
  • ‎Sinus kemacetan.‎
  • Trauma.
  • Tumor.

Sakit kepala yang umum terjadi

‎Terlepas dari klasifikasi sakit kepala di atas, terdapat jenis-jenis sakit kepala yang paling umum terjadi, seperti:

Tension headache (sakit kepala akibat ketegangan). 

Hal ini mungkin disebabkan oleh otot-otot yang tegang di bahu, leher, kulit kepala, dan rahang. Tension headache mungkin terkait dengan stres, depresi, kecemasan, cedera kepala, atau posisi kepala dan leher yang tidak tepat.‎ Sakit kepala ini cenderung berada di kedua sisi kepala Anda. Ini sering diawali di bagian belakang kepala dan menyebar ke depan. Rasa sakit mungkin terasa tumpul atau diremas. Bahu, leher, atau rahang Anda mungkin terasa kencang atau sakit. ‎

‎Migrain. 

Sakit kepala ini‎‎ biasanya berat disertai gejala lain, seperti gangguan penglihatan, sensitivitas terhadap suara atau cahaya, atau mual. Rasa sakit migrain mungkin terasa berdenyut, dimulai di satu sisi kepala kemudian dapat menyebar ke sisi yang lain.‎ ‎Sakit kepala dapat berhubungan dengan aura. Ini adalah sekelompok gejala peringatan yang dimulai sebelum sakit kepala terasa. Rasa sakit biasanya memburuk ketika untuk bergerak.‎ ‎Migrain dapat dipicu oleh makanan, seperti cokelat, keju tertentu, atau monosodium glutamat (MSG). Ketagian minum kopi (kafein), kurang tidur, dan alkohol juga bisa menjadi pemicu. ‎

Sakit kepala rebound 

Sakit kepala yang timbul dan hilang. Jenis ini sering terjadi karena terlalu sering menggunakan obat secara berlebihan (medication overuse headaches). Orang yang minum obat lebih dari 3 hari seminggu secara teratur dapat mengarah kepada jenis sakit kepala ini.‎

‎Jenis sakit kepala lainnya yang sering muncul:

Cluster headache (‎Sakit kepala klaster)‎‎ 

masuk dalam katagoei adalah sakit kepala yang terasa tajam dan sangat menyakitkan yang terjadi setiap hari, kadang-kadang hingga beberapa kali sehari selama berbulan-bulan. Kemudian hilang selama berminggu-minggu hingga berbulan-bulan. Pada beberapa orang, sakit kepala ini tidak pernah muncul lagi. Sakit kepala biasanya berlangsung kurang dari satu jam. Hal ini cenderung terjadi pada waktu yang sama setiap hari.‎

Sinus headache (sakit kepala sinus) 

menyebabkan rasa sakit di bagian depan kepala dan wajah. Hal ini disebabkan oleh pembengkakan di bagian sinus di belakang pipi, hidung, dan mata. Rasa sakitnya lebih buruk ketika Anda membungkuk ke depan dan ketika Anda pertama kali bangun di pagi hari.‎

Sakit kepala karena pilek, flu, demam, atau ‎‎sindrom pramenstruasi.‎

Sakit kepala karena gangguan yang disebut ‎‎arteritis temporal, yaitu pembengkaan dan peradangan arteri yang memasok darah ke bagian area kepala, pelipis, dan leher. ‎

‎Pada kasus yang jarang, sakit kepala bisa menjadi pertanda adanya kondisi yang lebih serius, seperti:‎

  1. ‎Pendarahan di daerah antara otak dan selaput otak (perdarahan subarachnoid)‎
  2. ‎Tekanan darah yang sangat tinggi‎
  3. ‎Infeksi otak, seperti ‎‎meningitis‎‎ atau ‎‎ensefalitis,‎‎ atau ‎‎abses‎
  4. ‎Tumor otak‎
  5. ‎Penumpukan cairan di dalam tengkorak ‎‎ (hidrosefalus)‎
  6. ‎Peningkatan tekanan di dalam otak, tetapi bukan tumor‎‎ (pseudotumor cerebri‎)
  7. ‎Keracunan karbon monoksida‎
  8. ‎Kekurangan oksigen saat tidur‎ ‎(sleep apnea)‎ 
  9. ‎Masalah dengan pembuluh darah dan pendarahan di otak, seperti ‎‎malformasi arteriovenous‎‎ (AVM), ‎‎aneurisma otak,‎‎ atau ‎‎stroke‎

‎‎Perawatan

‎Strategi perawatan tertentu dapat membantu mencegah sakit kepala atau meringankan rasa sakit. Beberapa tindakan keperawatan meliputi:

  1. ‎Memberi kompres panas atau es‎‎ di kepala atau leher, tetapi hindari suhu ekstrim, dan jangan pernah menerapkan es langsung ke kulit.‎
  2. ‎Menghindari stres bila‎‎ memungkinkan, dan gunakan strategi koping yang sehat untuk stres yang tidak dapat dihindari.‎
  3. ‎Makan makanan biasa, selalu ‎‎berhati-hatilah untuk mengkomsusi makanan terutama karbohidrat agar kadar gula darah stabil.‎
  4. ‎Istirahat/tidur yang cukup,‎‎ dengan mengikuti rutinitas rutin dan menjaga kamar tidur tetap sejuk, gelap, dan tenang.‎
  5. ‎Berolahraga secara teratur‎‎ untuk meningkatkan kesehatan secara keseluruhan dan menurunkan stres.‎
  6. ‎Menghindari alkohol,‎‎ memperbanyak minum air putih.‎
  7. ‎Beristirahat saat bekerja‎‎ dengan peregangan dan mencegah ketegangan mata.‎

Kapan harus mendatangi penyedia layanan kesehatan‎

‎Sebagian besar sakit kepala tidak menimbulkan ancaman serius. Namun, sakit kepala kadang-kadang bisa menjadi gejala dari kondisi yang mengancam jiwa. Seseorang harus mencari perawatan medis segera jika mengalami:‎

  • ‎Kebingungan atau bicara cadel.‎
  • ‎Demam.‎
  • ‎Sakit kepala setelah cedera kepala.‎
  • ‎Sakit kepala parah yang datang tiba-tiba 
  • Sakit kepala yang tidak hilang.‎
  • ‎Kejang atau kehilangan kesadaran.‎
  • ‎Leher kaku, atau nyeri di telinga atau mata.‎
  • ‎Kelemahan atau mati rasa.

Referensi

  1. Cleveland Clinic. (2020). Headaches. https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/9639-headaches
  2. MedicalNewsToday. (2020). What is causing this headache? https://www.medicalnewstoday.com/articles/73936#takeaway
  3. Minagar, A., (2019). Headache. https://medlineplus.gov/ency/article/003024.htm
  4. The Classification Committee of The International Headache Society. (2013). The International Classification of Headache Disorders 3rd edition. https://ichd-3.org/

11 January 2022

Beda RN VS Perawat Vokasional

Medical photo created by freepik - www.freepik.com


Menurut UU No. 38 tahun 2014, perawat di Indonesia dibedakan menjadi perawat profesional dan vokasional. Lebih lanjut, jenis perawat di jelaskan di Permenkes No. 26 tahun 2019 bahwa perawat vokasi adalah perawat lulusan pendidikan vokasi keperawatan paling rendah program diploma tiga keperawatan. Sedangkan perawat profesi adalah perawat lulusan pendidikan profesi keperawatan yang merupakan program profesi keperawatan dan program spesialis keperawatan. Meski sudah dibedakan, namun di lapangan terkadang masih sulit membedakan kedua jenis perawat tersebut baik dari tanggung jawab dan wewenang hingga gaji yang diperoleh. Sebagai perbandingan mari kita lihat perawat di luar negeri, yaitu di negeri paman Sam. 

Dikutip dari situs Kaplan, ada dua kategori utama perawat yang bekerja di lingkungan medis di seluruh AS yaitu perawat terdaftar (Registered Nurse = RN) dan perawat praktis (Practical Nurse = PN), disebut juga Vocational Nurse” di California dan Texas.

Kesamaan

Baik RN maupun PN harus mengikuti dan lulus ujian lisensi NCLEX sebelum mereka boleh dipekerjakan. Jadi, ada dua versi NCLEX: NCLEX-RN dan NCLEX-PN.

Masing-masing peran sangat penting untuk keperawatan, dan beberapa tugas mereka tumpang tindih. Lingkup praktik sebenarnya untuk RN dan PN bervariasi menurut negara bagian dan fasilitas.

RN dan PN dapat ditemukan di hampir semua tempat perawatan mulai dari rumah sakit hingga kesehatan rumah dan dari fasilitas perawatan jangka panjang hingga kantor dokter.

Perbedaan

Perbedaan utama antara kedua jenis perawat tersebut terletak pada persyaratan pendidikan, tanggung jawab pekerjaan, gaji, dan potensi kemajuan karir.

Persyaratan Pendidikan

Untuk menjadi RN, Anda harus mendapatkan gelar keperawatan profesional. Ada beberapa pilihan: program diploma berbasis rumah sakit (biasanya 3 tahun; red), gelar associate (ADN) dua tahun, atau sarjana ilmu keperawatan (BSN) empat tahun.

Untuk menjadi PN, Anda tidak harus memiliki gelar sarjana. Anda harus menyelesaikan sekolah menengah atas dan menyelesaikan kursus praktik keperawatan, yang biasanya memakan waktu sekitar satu tahun. Jenis program keperawatan ini sering ditawarkan di sekolah teknik atau community college. Setelah selesai, siswa akan menerima sertifikat.

Bergantung di negara bagian, RN dan PN mungkin diharapkan untuk menyelesaikan rangkaian pendidikan berkelanjutan reguler untuk mempertahankan lisensi keperawatan mereka.

Tanggung Jawab Pekerjaan

Di lapangan, banyak tugas RN dan PN akan terlihat sama, tetapi RN memiliki lebih banyak tanggung jawab.

RN mengawasi pekerja lain seperti PN, mahasiswa keperawatan, dan para asisten. RN bertanggung jawab untuk membuat rencana perawatan dan melaksanakan pesanan dokter, memberikan obat-obatan dan perawatan, melakukan tes diagnostik, menganalisis hasil tes, dan mengajari pasien.

RN dilatih untuk melihat gambaran besar dan menggunakan keterampilan berpikir kritis untuk menganalisis informasi, mempertimbangkan kondisi medis yang mendasarinya, dan membuat perubahan pada rencana perawatan sesuai kebutuhan. Mereka juga bertanggung jawab untuk tugas yang kompleks dan berpotensi lebih berisiko tinggi seperti menyesuaikan dosis obat pasien atau memasukkan kateter vena sentral.

PN berfokus pada perawatan dasar disamping tempat tidur. Tindakannya meliputi mengukur tanda-tanda vital, membalut luka, membantu pasien mandi, berpakaian, berdiri, dan berjalan. PN berfokus untuk memastikan kenyamanan pasien. PN bekerja di bawah pengawasan RN atau dokter, yang berarti mereka tidak diizinkan untuk mengkaji pasien, menafsirkan data, atau membuat keputusan untuk pasien.

Gaji dan Tarif 

Adapun gaji dan tarif perawat, RN biasanya menghasilkan lebih banyak uang daripada PN. Menurut Badan Pusat Statistik (BPS) Amerika, upah rata-rata per jam untuk PN di AS pada Mei 2015 adalah $20,80 (Rp. 297.831,04 dengan kurs saat ini), sedangkan upah rata-rata per jam untuk RN adalah $33,55 (Rp. 480.395,74 dengan kurs saat ini). 

Potensi Peningkatan Karir

Baik PN atau RN, prospek untuk tahun-tahun mendatang sangat baik. Menurut BPS, pekerjaan PN diharapkan tumbuh 25 persen dari 2012 hingga 2022. Untuk RN, prospek pekerjaan adalah 19 persen.

RN memiliki lebih banyak pilihan untuk kemajuan karier dan kenaikan gaji terutama jika memperoleh gelar BSN. Ada juga beberapa pengaturan perawatan yang hanya mempekerjakan RN, seperti di sekolah-sekolah.

Namun, tanggung jawab dapat bervariasi sesuai dengan kondisi tempat. Jika seorang PN bekerja di panti jompo, misalnya, ia kemungkinan akan memiliki lebih banyak peluang untuk naik peringkat dibandingkan jika bekerja di rumah sakit.

Kesimpulan

  1. Sebagaimana di Indonesia, di AS pun masih ada beberapa tugas yang masih tumpang tindih perawat antara perawat profesional (RN) dengan perawat vokasional (PN). 
  2. Tanggung jawab perawat RN lebih komplek dan lebih berorientasi medis, sedang tanggung jawab PN lebih ke arah pemenuhan kebutuhan dasar manusia yang bersifat sederhana.  
  3. Berbeda dengan di negara kita, untuk menjadi perawat RN di AS boleh hanya dengan pendidikan keperawatan minimal 2 tahun (ADN), 3 tahun (Diploma) dan 4 tahun (BSN) asal lulus ujian NCLEX. Di Indonesia perawat profesional (RN; red)  mensyatkan 4 tahun kuliah akademik + 1 tahun program profesi. Sementara itu, perawat vokasional di Indonesia adalah mereka yang berpendidikan minimal diploma tiga. Di AS, perawat vokasional adalah mereka yang mengambil kursus 1 tahun setelah lulus dari SMA.   

Referensi:

  1. UU No. 38 tahun 2014 tentang Keperawatan
  2. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 26 tahun 2019 tentang Peraturan Pelaksanaan UU 38 tahun 2018 tentang Keperawatan 
  3. RN VS. PN: What Nursing Program is right for you? https://www.kaptest.com/study/nclex/rn-vs-pn-what-nursing-program-is-right-for-you/