14 October 2020

Latihan Pengembangan Kasus Gadar Trauma


Petunjuk Membuat Asuhan Keperawatan Gadar

  1. Pada PBL Keperawatan Gadar ini mahasiswa diberikan kasus fiktif. Selanjutnya mahasiswa disilahkan untuk mengembangkan asuhan keperawatan (askep) gadar namun relevan dengan topik. Mulailah dari tindakan triage hingga evaluasi sesuai dengan buku pedoman praktek gadar.
  2. Masing-masing mahasiswa membuat asuhan keperawatan gadar  berdasarkan kasus di bawah sesuai dengan laporan pendahuluan (LP) yang telah dikumpulkan.
  3. Diketik di atas kertas A4, huruf times new roman, 1,5 spasi, dengan format yang tercantum di dalam buku panduan. 
  4. Mahasiswa dilarang melakukan copy-paste (plagiarisme) makalah orang lain. 

Kasus 

  1. Seorang laki-laki usia kira-kira 40 tahun dibawa ke IRD RSUD dengan kendaraan roda 4 karena luka bakar pada perut dada hingga wajah.Saksi mengatakan pasien mengalami gangguan jiwa sejak seminggu yang lalu, tiba-tiba membakar dirinya sendiri sebelum pasien dibawa ke RS. Beruntung tetangga mengetahuinya dan mencoba memadamkan api yang baru disulut dengan APAR. Pasien masih sadar, teriak-teriak kesakitan. Bau minyak tanah tercium pada tubuh pasien.
  2. Seorang laki-laki usia 41 dilarikan tetangganya ke RS akibat ditusuk oleh orang tidak dikenal pada perut bagian kiri. Saat sampai di depan IRD, kesadaran pasien menurun akibat perdarahan yang terus mengalir. Tampak sebuah pisau menancap di perut sebelah kiri dibebat dengan baju kaos. Pasien masih bernafas spontan namun mengalami penurunan rata-rata dalam semenit. Nadi lemah dan cepat, terdapat tanda-tanda penurunan perfusi perifer
  3. Seorang laki-laki usia 35 tahun datang ke IRD RS diantar dengan mobil. Pasien dijemput oleh petugas IRD sambil membawa kereta dorong karena pasien tidak bisa berjalan. Pasien barusan mengalami kecelakaan tunggal dimana mobil yang dikendarainya mengalami rem blong dan menabrak pohon di samping jalan. Di ruang triage petugas mengidentifikasi bahwa pasien mengalami sesak nafas dan rasa nyeri yang hebat. Pasien tidak bisa fokus pada pertanyaan petugas karena rasa sakitnya. Tampak jejas dan terdapat flail chest pada dada pasien sebelah kanan.   
  4. Seorang atlit sepak bola dilarikan ke IRD RS karena mengalami strain pada otot  hamstring pada kaki sebelah kanan saat melakukan pertandingan bola. Pasien datang ke UGD dengan menggunakan mobil. Saat tiba di IRD, pasien tidak bisa berjalan, tampak kesakitan saat berpindah dari mobil ke kereta dorong.

12 October 2020

Latihan Pengembangan Kasus Gadar Non Trauma


Petunjuk Membuat Asuhan Keperawatan Gadar

  1. Pada PBL Keperawatan Gadar Non Trauma ini mahasiswa diberikan kasus fiktif. Selanjutnya mahasiswa disilahkan untuk mengembangkan asuhan keperawatan sesuai dengan topik. kembangkan kasus sesuai dengan buku pedoman praktek gadar.
  2. Masing-masing mahasiswa memilih kasus di bawah sesuai dengan laporan pendahuluan (LP) yang telah dikumpulkan.
  3. Diketik di atas kertas A4, huruf times new roman, 1,5 spasi, dengan format yang tercantum di dalam buku panduan.
  4. Mahasiswa dilarang melakukan copy-paste (plagiarisme) makalah orang lain.

Kasus

  1. Seorang laki-laki usia kira-kira 50 tahun di bawa ke IRD RS dengan kendaraan roda 4. Kepada petugas IRD, pengantar meyampaikan bahwa pasien kesadarannya menurun sehingga pasien di bawa masuk ke dalam IRD dengan menggunakan kereta dorong. Saat di triage pasien mengalami sesak nafas, takhipneu dan takhikardia, dan bibir mengalami sianotik. Menurut pengantar, pasien tiga hari yang lalu mengalami sesak nafas dan periksa di RS ini namun tidak mau rawat inap. Lakukan perawatan gawat darurat pada pasien di atas.
  2. Seorang laki-laki usia 45 tahun di bawa ke IRD RS setelah mengalami nyeri hebat pada dada sebelah kiri 30 meeit yang lalu. Saat tiba di IRD RS pasien tidak dapat berjalan sehingga di bawa ke dalam IRD dengan kereta dorong. Didalam ruangan pasien tidak merespon panggilan petugas, respirasi negatif, dan nadi tidak teraba. Lakukan perawatan gawat darurat pada pasien diatas.
  3. Seorang wanita usia 43 tahun di bawa ke IRD RS dengan sebuah mobil. Pengantar menyampaikan kepada petugas di depan pintu IRD RS bahwa pasien mengalami tidur terus-menerus dan tidak bangun kecuali dibangunkan, namun tidak lama kemudan tertidur lagi. Saat diperiksa tubuh pasien teraba panas, RR dan nadi meningkat. Pasien juga mengalami kaku kuduk. Lakukan perawatan gawat darurat pada psien di atas. 
  4. Wanita usia kira-kira 30 tahun datang ke IRD RS diantar oleh saudaranya dengan kendaraan roda 4. Pengantar mendatangi petugas IRD di pintu masuk dan menyampaikan bahwa ada pasien dengan kesadaran menurun karena minum baygon kira-kira 3o menit yang lalu. Petugas menyiapkan kereta dorong untuk membawa pasien masuk ke dalam IRD. Saat diterima petugas IRD, pasien tampak hanya menutup mata, mulut berbusa, dan tidak menjawab saat dipanggil namun pasien masih bernafas. Informasi dari saudaranya, pasien minum baygon 30 menit yang lalu karena bertengkar dengan suaminya.
Selamat mengerjakan.