Berikut adalah bahan
presentasi Seminar dan Workshop Keperawatan 2017 yang diselenggarakan oleh
Extrzordinary Event Organizer dengan tema Management of Venous Ulcers di Gedung Kesenian Gajayana pada tanggal 30 April 2017. Klik disini untuk mengunduh
28 April 2017
22 April 2017
Mengenal Cak Yuk Kampus 2 Polkesma
![]() |
| Cak Yuk Kampus 2 Polkesma Terpilih |
Akhirnya Cak Yuk Kampus 2 Polkesma terpilih setelah
seharian proses seleksi berlangsung di Kampus 2 Polkesma. Mereka adalah M. Taufan Saiq
Khanani dan Khoylila Ayu Aristi. Mereka terpilih setelah menyisihkan 4 finalis pasangan cak yuk
lainnya. Perasaan bangga dan gembira terlintas pada wajah ke-2 orang mahasiswa
ini setelah namanya disebut sebagai pemenang cak yuk kampus 2 tahun 2017.
Cak Yuk adalah sebutan bagi mahasiswa dan mahasiswi terpilih,
yang akan menjadi wakil bagi seluruh mahasiswa Kampus 2 Polkesma. Oleh karena
itu mereka memiliki tanggung jawab yang besar baik sebagai mahasiswa
maupun terhadap institusi. Proses seleksi juga didasarkan dengan pertimbangan
yang berat, sehingga akhirnya mereka menjadi yang terbaik diantara seluruh
mahasiswa. Beberapa pertimbangan utama yang menjadi syarat cak yuk antara lain
prestasi yang pernah diraih, sikap dan perilaku selama menjadi mahasiswa di
Kampus 2 Polkesma, dan penampilan fisik.
![]() |
| Kelima Finalis Cak Yuk Kampus 2 Polkesma |
Cak Kampus 2
Polkesma 2017
Visi:
Meningkatkan promosi Kampus 2 ke masyarakat baik dalam
bidang Akademik maupun non Akademik
Misi:
- Mengadakan kegiatan sosial dari mahasiswa oleh mahasiswa untuk masyarakat
- Meningkatkan prestasi dalam setiap kompetisi baik akademik maupun non akademik
- Meningkatkan peran aktif mahasiswa dalam setiap kegiatan
Program:
- Memperbaiki UKM yang masih belum berjalan dengan baik
- Melakukan promosi kampus 2 ke SMA-SMA
Yuk Kampus 2
Polkesma 2017
Visi:
Menjadikan mahasiswa kampus 2 yang berkualitas,
berprestasi, aktif, inovatif, dan bertanggung jawab dan dilandasi iman
Misi:
- Mengembangkan kreatifitas, bakat, minat dan potensi mahasiswa melalui kegiatan UKM dan organisasi yang ada baik di dalam maupun di luar kampus 2
- Menumbuhkan rasa nasionalisme di antara mahasiswa kampus 2
Program:
- Meningkatkan kinerja dan fasilitas UKM
- Meningkatkan kerjasama HMP dan ormawa kampus 2
- Memasyarakatkan “English Day” di kampus 2
21 April 2017
Peringatan Hari Kartini Tahun 2017
Hari ini jum'at, 21 April 2017 bertepatan dengan Hari Kartini. Civitas Akademika Kampus 2 Polkesma memperingati Hari Kartini dengan melaksanakan Upacara Bendera dan dilanjutkan dengan lomba-lomba di antara mahasiswa kampus 2.
Upacara bendera dilaksanakan di halaman depan kampus 2 diikuti oleh seluruh dosen dan karyawan serta sebagian mahasiswa dari kampus 2 yang tidak menjalankan praktik klinik keperawatan. Bertindak sebagai pembina upacara adalah ibu Tri Nataliswati, S.Kep., Ns, M.Kep sekretaris prodi D-IV keperawatan Lawang. Sedangkan semua petugas upacara adalah mahasiswi. Memang peringatan Hari Hartini setiap tahunnya identik dengan emansipasi wanita dimana setiap wanita dituntut mampu berperan dan melakukan tugas-tugas yang sebagian besar dilakukan oleh laki-laki.
Disamping itu, peringatan hari kartini juga kental dengan baju adat. Oleh karena itu, civitas akademika diharuskan mengenakan baju adat. Pengenaan baju adat ini selain sebagai peringatan Kartini yang hidup di masa lalu juga dimaksudkan sebagai pelestarian budaya bangsa Indonesia. Beberapa baju adat yang dikenakan oleh civitas akademika misalnya baju adat dari daerah madura, jawa, bali dan betawi. Setelah upacara bendera selesai, mahasiswa menuju ruang aula untuk melaksanakan kegiatan pentas seni dan lomba-lomba sebagai peringatan Hari Kartini.
Peringatan Hari Kartini tahun ini mengambil tema "memayu hayuning bawana ambrasta dur angkara" yang berarti "manusia hidup di dunia harus mengusahakan keselamatan kebahagiaan dan kesejahteraan serta memberantas kemurkaan". Tema ini mengingatkan kembali tujuan hidup manusia di dunia. Bahwa manusia hidup di dunia adalah mencari selamat, bahagia dan sejahtera. Dan hal yang bisa menghalangi hidup selamat, bahagia dan sejahtera adalah keangkaramurkaan. Oleh karena itu, keangkaramurkaan harus di berantas dari segala bentuknya. Tema ini seharusnya menggugah fikiran kita bahwa nyatanya hingga saat ini di dunia belum seluruhnya aman, belum seluruhnya selamat apalagi bahagia dan sejahtera. Masih banyak di belahan bumi keangkaramurkaan. Masih banyak di muka bumi manusia-manusia yang menderita akibat perbuatan manusia lainnya. Mereka terluka akibat perang, mati kelaparan, dan lain sebagainya. Dengan mengangkat tema ini, civitas akademika kampus 2 mencoba untuk menyadarkan lagi peran kita sebagai manusia agar bisa terwujud cita-cita di atas.
Kegiatan pentas seni dan lomba diawali dengan penampilan calon-calon cak yuk kampus 2. Ruang Aula yang digunakan sebagai tempat peringatan Hari Kartini menjadi riuh oleh tepuk tangan mahasiswa dan suara-suara yang menyemangati para calon cak yuk tersebut. Pasalnya pasangan cak yuk memasuki ruang aula dengan menggandeng pasangannya masing-masing. Sesuatu hal yang pada kegiatan sehari-hari sebenarnya tidak pernah mereka dilakukan. Namun demikian para calon tampak serasi dengan pasangannya masing-masing.
Terdapat 5 pasang calon cak yuk kampus 2 untuk tahun 2017. Mereka akan diseleksi oleh 4 orang juri yang berasal dari dosen-dosen Prodi D3 dan D4 Keperawatan Lawang. Selain prestasi yang telah mereka raih, dan perilaku selama menjadi mahasiswa, jawaban calon cak yuk atas pertanyaan yang sudah disiapkan panitia, menjadi pertimbangan penilaian para juri.
Hingga berita ini ditayangkan, kegiatan pentas seni sekaligus lomba-lomba masih berlangsung. Beberapa pentas seni dan lomba yang akan dilaksanakan selain pemilihan cak yuk kampus 2 meliputi lomba campur sari, pembacaan puisi dan lomba bermain dakon. Berikut dokumentasi selama kegiatan peringatan Hari Kartini di Kampus 2 Polkesma.
![]() |
| Calon Cak Yuk Kampus 2 2017 |
![]() |
| Juri lomba (dari kiri Ibu Hurun Ain, Ibu Nurul Hidayah, Ibu Sumirah BP dan Ibu Wayan Dwi R) |
![]() |
| Tari Pembukaan |
![]() |
| Dosen dan Karywan Kampus 2 |
![]() |
| Panitia Peringatan Hari Kartini |
14 April 2017
Tips Menguasai Laporan Pendahuluan (LP)
Bagi mahasiswa keperawatan yang menjalani praktek klinik
keperawatan di rumah sakit pasti tidak lepas dari Laporan Pendahuluan. Laporan pendahuluan
(LP) adalah strategi pembelajaran di lahan praktek dimana setiap mahasiswa
menyiapkan laporan manajemen kasus dari pengertian hingga penatalaksanaannya,
dari pengkajian data keperawatan hingga evaluasi perkembangan kasus. Dengan
demikian diharapkan mahasiswa siap menjalani praktek keperawatan di ruangan.
LP ini awalnya dikembangkan akibat dari realita bahwa saat
mahasiswa menjalani praktek di ruang tertentu kebanyakan merasa tidak siap,
merasa bingung dan tidak tahu apa yang harus dilakukan jika langsung dihadapkan
pada kasus. Padahal secara konsep teori mereka sudah mendapatkan tema kasus tersebut
dibangku kuliah. Oleh karena itu, semestinya tidak ada alasan bagi mahasiswa
untuk tidak siap melaksanakan praktek di ruangan. Ketidaksiapan mahasiswa ini akhirnya
berdampak pada lamanya mahasiswa melakukan orientasi di ruangan. Dan lamanya
orientasi akan menyita waktu pembelajaran
klinik padahal waktu mereka menjalani praktek sangat terbatas.
Pada perkembangannya, LP yang dimaksudkan
untuk membantu kesiapan mahasiswa praktek, terutama pada ranah kognitif nampaknya
menjadi kurang efektif saat ini. Hal ini terbukti dengan hasil evaluasi (responsi)
LP, dimana kebanyakan mahasiswa tidak mampu menjawab dengan baik. Usut punya
usut, ternyata penyebabnya adalah mereka tidak menyiapkan laporan sendiri namun
mengambil laporan pendahuluan yang banyak bertebaran dari internet. Ini berbeda
dengan awal dikembangkannya LP dimana mahasiswa menyusun sendiri, mulai dari
proses meminjam buku referensi di perpustakaan, membacanya dan mensintesis
menjadi sebuah LP.
Berdasarkan hal tersebut di atas dan
pengalaman membimbing praktek di lahan praktek, berikut beberapa hal yang bisa digunakan
oleh mahasiswa untuk meningkatkan penguasaan kasus secara konsep teori agar
mampu menjalani praktek di klinik dengan baik tanpa harus membuka buku lagi.
Pertama, identifikasilah gangguan
sistem pada kasus yang Anda kelola. Misalnya, kalau Anda mendapat kasus
kelolaan dengan diagnose medis gagal ginjal kronis (Chronic Kidney Desease)
maka kasus tersebut termasuk sistem perkemihan.
Kedua, pahami fungsi dari sistem
tersebut. Misalnya: sistem perkemihan (ginjal) berfungsi untuk menjaga
keseimbangan cairan dan elektrolit, sebagai tempat produksi eritropoetin, mempertahankan
asam basa dll
Ketiga, Kenali patofisiologi
gangguan fungsi dari sistem yang bersangkutan (tanda dan gejala). Misalnya: fungsi
ginjal adalah menjaga keseimbangan cairan. Pada pasien gagal ginjal dimana
fungsi perkemihan terganggu (gangguan filtrasi) maka dapat menyebabkan edema (akumulasi
cairan di dalam tubuh) sebab fungsi filtrasi ginjal menurun. Cairan tidak bisa dibuang
lewat urine (anuria, poliguria).
Keempat, menetapkan diagosa keperawatan
dari tanda dan gejala yang muncul dengan merujuk pada buku diagnose keperawatan
(misalnya NANDA-i). Contoh: pasien tampak edema, anuria, uliguria dll. Setelah mencocokkan
dengan buku dianosa keperawatan kemungkinan diagnose keperawatan yang sesuai
adalah kelebihan volume cairan.
Selanjutnya tinggal Anda
lanjutkan intervensi sesuai dengan buku diagnose keperawatan.
Selamat belajar mahasiswa di
lahan praktek, semoga tips ini bermanfaat.
13 April 2017
Materi Kuliah Etika Keperawatan
Selamat pagi mahaiswa... masih semangat. Setelah melaksanakan UTS, saat ini hingga 2 bulan ke depan Anda akan melanjutkan belajar Etika Keperawatan. Adapun topik-topik pembelajaran sebagai berikut:
1. Regulasi Praktek Keperawatan di Indonesia2. Penerapan Etika dan Hukum dalam Praktik Keperawatan
3. Trend dan Isu Terkini dalam Etika Keperawatan
4. Pengambilan Keputusan Etis
5. Komite Keperawatan RS
6. Majelis Kehormatan Etik Keparawatan
7. Penugasan dan Diskusi berbagai Kasus Etis
Topik 1-4 sudah bisa di unduh materinya. Selamat belajar...
05 April 2017
Ujian Tengah Semester Genap 2016/2017
Mulai hari Senin kemarin tanggal 3 April 2017, kampus 2 melaksanakan Ujian Tengah Semester (UTS) semester genap 2016/217. Peserta UTS adalah mahasiswa tingkat I dan II, Prodi D3 & D4 KL. Ujian dilaksanakan sampai hari jumat, 7 April 2017. Setiap hari ujian dilaksanakan 2x. Sesi pertama dari pkl. 08.00 - 09.30 dan sesi kedua mulai PKL. 10.00 - 11.30 WIB.
Menurut beberapa pengawas ujian kualitas soal ujian sekarang sudah sangat baik dibandingkan 2 atau 3 tahun yang lalu. Soal sudah diketik rapi dan utuh, sehingga peserta ujian merasa nyaman. Kenyamanan soal juga diungkapkan oleh beberapa mahasiswa. Kesalahan ketik soal juga nyaris tidak ada.
Sementara itu terkait dengan kesulitan soal ujian selama dua hari kemarin beberapa mahasiswa mengungkapkan relatif. Ada soal yang mudah namun ada pula soal yang sulit.
Ruang untuk ujian sebagaimana tahun-tahun sebelumnya menggunakan ruang aula. Namun dengan fasilitas yang semakin dilengkapi membuat peserta maupun pengawas merasa betah berlama-lama di aula. 6 AC standing dengan kekuatan 2-4 pk membuat ruangan yang luas menjadi nyaman untuk ujian. Ruangan juga dilengkapi sound sistem yang memudahkan pengawas memberikan arahan/petunjuk selama pelaksanaan ujian.
![]() |
| Suasana UTS di kampus 2 Polkesma |














