31 December 2016

Renungan Menjelang Pergantian Tahun 2016 Ke 2017 M


Alloh SWT berfirman dalam salah satu ayat-Nya, 

وَالْعَصْرِ (1) إِنَّ الْإِنْسَانَ لَفِي خُسْرٍ (2) إِلَّا الَّذِينَ آَمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ وَتَوَاصَوْا بِالْحَقِّ وَتَوَاصَوْا بِالصَّبْرِ

"Dewi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian, kecuali orang yang beriman dan mengerjakan amal sholih dan nasihat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasihat menasehati supaya mentaati kesabaran". (QS 103:1-3). 

Yang dimaksud dengan al 'Ashr di atas adalah waktu atau umur. Waktu menunjukkan masa. Waktu terus berjalan. Ada masa lalu, sekarang dan akan datang. Tidak ada seorangpun mengetahui kapan waktu bermula. Demikian pula kapan waktu berakhir. 

Orang mengenal waktu dari pergantiannya. Pergantian tahun, bulan, minggu, hari dan seterusnya. Orang menyebut pergantian tahun dengan tahun baru, menyebut pergantian bulan dengan bulan baru. Namun jarang orang menyebut minggu baru. Demikian pula dengan hari baru tidak pernah kita dengar. 

Di antara pergantian waktu, pergantian tahun adalah waktu yang disambut dengan suka cita oleh sebagian besar manusia saat ini. Padahal setelah terjadinya pergantian tahun kita akan bertemu juga dengan hal-hal seperti biasanya. Kita akan bertemu dengan pekerjaan kita, bertemu dengan orang-orang yang sama, bertemu dengan hal-hal yang kita suka, juga hal-hal duka. Namun banyak orang berharap bahwa dengan pergantian tahun maka berganti pula kondisi kehidupan kita. Berubah dari kondisi  yang kurang baik kepada kondisi yang lebih baik.

Mengapa setiap orang berharap agar berubah ke arah yang lebih baik? jawabnya adalah karena ia suatu keuntungan. Sebaliknya, orang tentu tidak mengharap kerugian dengan perubahan ke arah yang lebih buruk dari kondisi sebelumnya. Dalam QS. 103:1-3 di atas, syarat agar kita tidak merugi jika dikaitkan dengan waktu adalah ada 4 syarat yaitu kita harus beriman, beramal sholih, saling menasehati dalam kebenaran dan kesabaran. Kenapa harus beriman? karena ia adalah sebuah tiket. Tidak semua orang bisa mendapat tiket. Oleh karena itu, beruntung sekali orang yang bisa mendapat tiket, karena ia bisa mendapat fasilitas yang tertuang dalam tiketnya. 

Kemudian kenapa harus beramal sholih, karena ia adalah sebuah ladang yang menghasilkan bekal. Tanpa bekal meski mendapat tiket, perjalanan akan terasa menyiksa. Demikianlah orang yang beriman, namun melalaikan  untuk bercocok tanam. Pada akhirnya mereka tidak bisa memanen ladangnya.

Nah, mereka yang bekerja menanam di ladang agar berhasil memanen bukanlah pekerjaan yang ringan. Terkadang timbul rasa malas untuk merawat tanamannya, timbul rasa lelah dan kecapaian, terpesona dengan ladang tetangganya sehingga melalaikan ladangnya sendiri. Di sinilah dibutuhkan penguatan-penguatan, dibutuhkan arahan-arahan, nasihat dan motivasi.

Semua hal di atas, berkaitan dengan waktu. Jika kita terlambat beli tiket maka kita akan ketinggalan. Jika kita tidak menanam dan bekerja di ladang maka kita akan kekurangan bekal. Dan jika kita tidak mau memberi penguatan atau dikuatkan maka kita akan salah jalan dan putus asa. Oleh karena itu jangan sampai ketinggalan. Waktu sangat cepat berlalu, seperti pedang, kalau kita tidak memanfaatkannya maka kita akan tertebas. Hingga ada ujaran, "jika hari ini sama dengan hari kemarin itu adalah kerugian". Mengapa demikian? Sebab bertambahnya waktu tidak diikuti dengan bertambahnya kebaikan. Apalagi kalau hari ini ternyata lebih buruk dari kemarin, maka ia adalah kecelakaan bagi manusia. (abi/asa)

Singosari, 31 Desember 2016, Pkl. 23.59

28 December 2016

Benchmarking Poltekkes Manado Ke Polkesma

Rombongan Poltekkes Manado bersama
direktur Polkesma (tengah baju putih)
Mendekati tahun baru 2017, Polkesma semakin sibuk dengan banyak  kegiatan. Salah satunya adalah menerima kunjungan dari Poltekkes Manado. Kunjungan Poltekkes Manado hari ini juga dilakukan dalam rangka mempersiapkan menuju BLU, demikian urai Pudir 3 Poltekkes Manado dalam sambutannya saat diterima oleh Polkesma. 

Ir. AAG Anom Aswin, MPS selaku Pudir 1 Polkesma menyambut baik niat Poltekkes Manado yang menjadikan Poskesma sebagai tempat benchmark untuk menyiapkan berubah status menjadi BLU. "Sejak ditetapkan menjadi BLU pada tahun 2011 Polkesma sering mendapat kunjungan instansi lain dalam rangka studi banding tentang BLU. Contohnya 5 hari yang lalu, tepatnya tanggal 23 Desember 2016, Polkesma juga menerima kunjungan dari Poltekkes Mataram dengan tujuan yang sama" Imbuh bapak yang berasal dari Jurusan Gizi tersebut.

27 December 2016

Presentasi Laporan Pengabmas 2016

Prof. Sukamto (kiri) dan Jupriono, M.Kes
Sebanyak 84 Dosen dari 4 jurusan, mulai hari ini hingga kamis mendatang akan mempresentasikan laporan pengabmas (pengabdian masyarakat) tahun 2016. Sementara itu untuk jadwal hari ini hanya 27 Dosen yang akan melaksanakan presentasi. Mereka berasal dari prodi D-III dan D-IV Kebidanan Kediri, Keperawatan, Gizi Malang dan Keperawatan Lawang. Presentasi dimulai pada pukul 08.00 hingga 15.30 WIB, yang terbagi menjadi dua sesi.

Bertindak sebagai reviewer adalah dewan pakar pengabmas Prof. Sukamto di dampingi oleh reviewer internal Polkesma antara lain Surachmindari, SST, M.Pd, Budi Susatia, SKp, M.Kes, Ir. AAG Anim Aswin, MPS dan Kepala Unit Pengabdian Masyarakat Polkesma, Jupriono, SKp, M.Kes.

Kuesioner Tracer Study Alumni

Kepada seluruh alumni Program Studi D-III Keperawatan Lawang dimohon untuk mengisi kuesioner Tracer study Alumni secara online. Untuk mengisi kuesioner silahkan klik disini. Terima kasih.

25 December 2016

Survey Pemahaman Visi Misi Prodi D-III KL

Dalam rangka mengevaluasi pemahaman civitas akademika terhadap Visi Misi Program Studi D-III Keperawatan Lawang (Prodi D-III KL), maka Kami manajemen prodi melakukan survey secara online. Oleh karena itu, dimohon kepada seluruh dosen, tenaga kependidikan dan mahasiswa untuk mengisi survey sebagaimana tersebut di atas maksimal hingga hari senin, tanggal 2 Januari 2017. Terima kasih atas kesediaannya  mengisi survey.

Survey sdh ditutup.

24 December 2016

Simpan Data Anda di "Cloud Storage"

Beberapa hari yang lalu, Direktur Polkesma menyampaikan arahan bahwa ke depan Polkesma akan mengembangkan suatu sistem layanan berbasis IT. Sistem ini merupakan pilar kedua (software) dari tiga pilar yang akan dikembangkan oleh Polkesma disamping hardware dan brainware. Dengan pengembangan sistem ini, beliau berharap kinerja institusi akan semakin meningkat dan layanan dapat terintegrasi.

Salah satu yang beliau singgung pada saat menjelaskan pengembangan software adalah pemanfaatan cloud storage sebagai sarana penyimpanan data. Bagi mereka yang tidak melek IT tentu istilah ini sangat asing. Nah pada kesempatan ini admin mencoba untuk membahas sedikit masalah penyimpanan data di dunia maya ini.

23 December 2016

Studi Banding Poltekkes Mataram di Polkesma


Hari ini, Polkesma menerima kunjungan dari Poltekkes Mataram. Kunjungan ini adalah kunjungan yang istimewa karena merupakan kunjungan yang pertama kali dilakukan Poltekkes Mataram ke Polkesma. Rombongan berjumlah 20 orang pejabat, terdiri dari direktur, pudir 1,2 & 3 serta para kajur dan kaprodi di jajaran Poltekkes Mataram.

Rombongan tiba di gedung direktorat pada pukul 08.00 WIB dan diterima langsung oleh direktur Polkesma beserta beberapa pejabat di lingkungan Polkesma.

22 December 2016

Tip & Trik menulis



Bagi sebagian orang, menulis adalah pekerjaan yang sulit. Sebagian yang lain merasa malas untuk menulis. Kedua hal di atas adalah penyebab seseorang enggan untuk menulis. Padahal dari menulis kita bisa mendapat manfaat dan keuntungan. Media-media cetak yang bereputasi menghargai dengan nilai yang cukup tinggi untuk satu artikel yang dimuat. Belum lagi kalau kita sudah terbiasa menulis buku, royalti yang diperoleh sangat menggiurkan. Seorang penulis bisa hidup berlebih dari royalti menulis buku. Bahkan sebagian orang bisa sukses karena menulis di mulai dari sebuah blog. Klik di sini, untuk membaca kaya dengan blog

Untuk mengatasi dua kendala di atas, pertama merasa sulit, maka ketahuilah bahwa tidak ada yang sulit kalau kita tahu caranya. Dan agar kita tahu maka mulailah dari belajar menulis. Kedua, merasa malas menulis, ini adalah penyebab dari segala penyebab kegagalan. Sebab sehebat apapun kemampuan seseorang namun kalau ia malas, maka tidak akan produktif. Maka hilangkan rasa malas dari jiwa kita.

20 December 2016

Rekayasa Informasi untuk Promosi Kampus

Kalau Anda peduli dengan kampus kita, pasti Anda ingin mengenalkan kepada semua orang. Melakukan promosi ke sekolah-sekolah memakan waktu, ribet perijinan dan bisa jadi mahal. Memasang spanduk di jalan-jalan tidak jamannya. Iklan di televisi, its expensive, very expensive. lalu apa yang bisa kita lakukan?

Bagi manajemen kampus, upaya promosi di atas sah-sah saja dan memang menjadi bagian program yang harus dilakukan. Pasang spanduk, iklan di tv, promosi ke SMA adalah kegiatan promosi konvensional yang sering dilakukan. Namun belum tentu upaya tersebut sebanding dengan jumlah pendaftar mahasiswa baru.

"Hikmah" Sholat di Awal Waktu dalam Bekerja

Ketika ada sebuah hadist yang berbunyi "ash sholatu ala waqtiha" para ulama menafsirkan sholatlah di awal waktu. Al qur'an dan hadist tidak menyebut secara eksplisit "sholat diawal waktu". Karena sholat memang memiliki waktu yang telah ditentukan. Namun hal ini tidak menjadi pembenar atau alasan untuk menunda-nunda dari melaksanakan sholat. Dalam QS. An Nisa : 103 Alloh berfirman, "Sesungguhnya shalat itu adalah fardhu yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman.”

Bagi orang yang beriman, sholat diawal waktu adalah hal yang sangat penting karena mereka yakin akan adanya hadist “Amalan yang paling dicintai oleh Allah Swt adalah Shalat pada waktunya.” (HR Bukhari & Muslim). Pernah ada seorang sahabat yang ketinggalan sholat ashar berjama'ah di masjid hingga masuk waktu maghrib disebabkan bekerja di ladang. Sahabat tersebut sangat menyesal kemudian mensedekahkan ladang yang menyebabkan ia ketinggalan sholat berjama'ah untuk kepentingan umat walaupun ia paham bahwa dengan mensedekahkan ladang tersebut, ia tetap tidak dapat mengganti pahala dari sholat yang ketinggalan. Mungkin timbul  sebuah pertanyaan, mengapa harus mensedekahkan ladang sementara pahala sholat berjama'ah tidak ia dapatkan. Ternyata alasan yang melatar belakangi amal sedekah sahabat tadi adalah tidak ingin ketinggalan amalan (sholat berjama'ah) yang memberikan pahala baginya. Maka ia menebus ketertinggalan sholat dengan sedekah ladang, berharap pahala sedekah mampu menyamai pahala sholat.

12 December 2016

Benchmarking Polkesma ke Universitas Diponegoro

Dalam rangka meningkatkan kualitas penjaminan mutu internal, Polkesma mengadakan benchmarking ke Universitas Diponegoro (Undip). Rombongan terdiri dari seluruh ketua program studi yang berjumlah 15 orang ditambah dengan beberapa ketua unit seperti ketua unit pengabmas, jurnal dan penelitian, laboratorium, dan kasubag umum dan akademik. Turut mendampingi Pudir 1 dan 3 Polkesma. Bertindak sebagai ketua rombongan adalah ketua unit penjaminan mutu, ibu Astutik Pudjirahayu, M.Kes

Rombongan bertolak dari Malang menuju semarang hari ini tanggal 12 Desember 2016 dan kembali ke Malang hari rabu, 14 Desember 2016. Direncanakan rombongan diterima di Undip esok hari mulai pukul 08.00 WIB hingga sore hari.

Menurut bu Tutik, panggilan ketua rombongan, benchmarking dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan kapasitas SDM dalam praktek baik implementasi SPMI. Selamat jalan rombongan, semoga selamat sampai tujuan dan sukses selalu.


08 December 2016

Rapat Kerja ke-2 Polkesma 2016

Memasuki penghujung tahun, Polkesma menyelenggarakan Rapat Kerja yang ke-2 tahun 2016. Raker diselenggarakan 3 hari mulai hari ini, kamis tanggal 8 Desember hingga sabtu, 10 Desember 2016. Raker Polkesma saat ini diselenggarakan di dekat kampus 1, tepatnya di Hotel Aston Villa kota Jember jl. Sentot Prawirodirjo No. 88. Peserta raker berjumlah 101 orang terdiri dari direktur, para pudir, kajur dan sekjur, kaprodi, ka unit, dan kaur serta hampir seluruh staf direktorat, kecuali staf keuangan yang pada saat-saat seperti ini sangat sibuk dengan serapan anggaran.

06 December 2016

3 Pilar Utama Pengembangan Polkesma di Masa Mendatang

Direktur Polkesma
Ada 3 Pilar yang menjadi perhatian utama Direktur untuk mengembangkan Polkesma di masa mendatang. 3 pilar tersebut dibutuhkan untuk mencapai visi misi Polkesma sesuai dengan Rencana Strategi dan Rencana Induk Pengembangan Polkesma. Meminjam istilah komputer, ketiga pilar tersebut meliputi hardware, software dan brainware.

Hardware 

Hardware adalah perangkat keras, sesuatu yang berbentuk fisik dan dapat diindera. Dalam dunia komputer, contoh hardware bisa berupa keyboard, mouse, prosesor, monitor, dll. Bila diilustrasikan di sebuah organisasi, hardware merupakan sarana dan prasarana yang dimiliki bisa berupa bangunan gedung, peralatan dsb.

05 December 2016

Workshop Finalisasi Kurikulum D-IV Keperawatan Polkesma

Pagi ini, Jurusan Keperawatan Polkesma menyelenggarakan Workshop Finalisasi Kurikulum Program Studi  D-IV Keperawatan. Rencananya, workshop akan dilaksanakan selama 3 hari mulai hari ini hingga hari rabu, 5-7 Desember 2016 bertempat di hotel Atria Malang.

Dalam laporannya, Supono, S.Kep., Ns, M.Kep, Sp.MB, ketua pelaksana menyampaikan bahwa tujuan workshop adalah menyusun rencana pembelajaran semester (RPS) untuk melengkapi kurikulum institusi Prodi D-IV keperawatan. Agenda workshop dimulai dengan penyampaian materi kemudian dilanjutkan dengan diskusi, penyusunan RPS dan Presentasi. Materi pertama disampaikan oleh Prof. Dr. Djoko Kustono dari Universitas Negeri Malang (UM) dengan judul Kebijakan dan Regulasi pada Pendidikan Tinggi Vokasi. Sedangkan materi kedua disampaikan oleh Dr. Drs. Lutfi Djayanto, MBA Dari Polinema dengan judul Implementasi Kurikulum pada Pendidikan Tinggi Vokasi. Peserta workshop terdiri dari 60 peserta dari dosen tetap jurusan ditambah beberapa undangan dari HIPKABI (himpunan perawat kamar bedah indonesia), organisasi profesi bagi lulusan D-IV perioperatif.